Lalu Mohd Zohri, Juara Dunia Lari 100 M Yunior ke Sekolah Tanpa Alas Kaki

JAKARTA, suaraya.news — Nama Lalu Mohamad Zohri tiba-tiba mencuat. Tanpa publikasi berlebihan, di luar dugaan, Zohri alias Badok menjadi juara dunia lari 100 meter pada kejuaraan dunia atletik yunior U-20 di Helsinki, Finlandia.

Zohri menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 10.18 detik mengalahkan pelari-pelari dari negara yang punya tradisi hebat atletik yakni Amerika Serikat dan Jamaika.

Zohri mencetak sejarah sekaligus mengangkat nama Indonesia dengan raihan medali emas di kejuraan dunia yunior itu. Sebelumnya, Zohri juga meraih medali emas di kejuaraan atletik yunior Asia lari 100 meter dengan catatan waktu 10.27 detik.

Sebenarnya, ada tiga atlet yunior Indonesia yang lolos kualifikasi kejuaraan dunia atletik yunior di Finlandia. Masing-masing di nomor lari 100 meter, lari 110 meter gawang, dan lompat galah putra semua. Mereka dibiayai oleh IAAF.

Sayangnya atlet lompat galah tidak bisa berangkat karena terhambat birokrasi di bandara. Kabarnya, “galah”nya tidak bisa diberangkatkan.

Jadi hanya atlet lari 100 meter dan lari gawang 110 meter yang berangkat ke Finlandia. Di babak penyisihan, Lalu Mohd Zohri catatan waktunya berada di posisi nomor 4 (USA, USA, Jamaica, Indonesia). Catatan waktu pelari USA, 10.19 detik.

Di final, dia ditempatkan di line 8, karena dia nomor 2 di babak penyisihan. Para juara 1 di babak penyisihan ditempatkan di line tengah, juara 2 di line sampingnya (bukan berdasarkan catatan waktu).

Ternyata Zohri bisa melaju dengan rileks, melewati catatan waktu USA di babak penyisihan. Zohri juara, catatan waktunya 10.18 detik.

Rosida, guru olah raga SMP Zohri, mengaku, Zohri sudah punya bakat sejak kecil.

Saya sering mengajak dan membujuk Zohri untuk latihan karena sudah terlihat bakat dan skillnya. Nanti saat duduk di bangku kelas 3  SMP baru mempunyai keinginan untuk latihan,” ungkap Rosida.

Hal lain terungkap dari sosok Zohri, dia berlatar belakang keluarga tidak mampu. Setiap berangkat sekolah tanpa menggunakan alas kaki.

Kondisi rumah peninggalan orang tuanya berdindingkan papan merupakan rumah tua. (*)

Datadiri

Nama: Lalu Mohamad Zohri alias Badok
Kelahiran: Karang Pansor, 1 Juli 2000
Alamat: Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara

Nama Ayah: L. Ahmad Yani (Alm)
Nama Ibu: Saeriah (Alm)

Saudara:
– Baiq Fazilah (P) 29 tahun
– L. Ma’rib (L) 28 tahun
– Baiq Fujianti (Alm)
– L. Muhamad Zohri

Pendidikan:
– SD 2 Pemenang Barat
– SMPN 1 Pemenang
– SMA 2 Mataram

Prestasi:
Tahun 2017
7 emas Kejurnas

Tahun 2018
Kejuaraan atletik yunior Asia 100 Meter di Jepang medali emas dengan catatan waktu 10.27 detik

Kejuaraan dunia yunior 100 M di Finlandia medali emas dengan catatan waktu 10.18 detik