Pasca Berlatih di ASBA, Alzbeta Perunska Siap Jadi Pemain Dunia

BERLATIH DI INDONESIA. Pemain asal Eropa Timur, Slowakia, Alzbeta Perunska (kiri) bersama pemain tunggal putri ASBA, Balqis Dzikrullah (kanan).

JAKARTA, suaraya.news — “Setelah dua bulan berlatih di Indonesia saya ingin melanjutkan pelatihan seperti di sini dan saya selalu berusaha melakukan yang terbaik. Mimpi besar saya adalah partisipasi dalam Kejuaraan Eropa, Kejuaraan Dunia, dan Pertandingan Olimpiade sebagai perwakilan dari Slowakia,” ucap Alzbeta Perunska. Pemain asal Eropa yang sedang berlatih di Klub ASBA (Asep Suharno Badminton Academy) menyatakan senantiasa akan melakukan yang terbaik sehingga mimpi besarnya untuk meraih gelar juara dunia bulutangkis dapat terwujud. Hal itu disampaikannya di sela-sela latihan Alzbeta yang juga juara di negaranya, Slowakia Eropa Timur.

Ia juga menyampaikan bahwa cita-citanya berlatih ke Klub ASBA yang basecamp-nya di GOR Saratoga Pamulang Tangerang Selatan Banten itu tercapai setelah mendapatkan advis atau saran dari sang pelatih di Slowakia. “Saya ingin berlatih di luar negeri dan ketika saya berbicara dengan pelatih saya di Slowakia dia menawari saya Indonesia dan memberi saya kontak untuk melatih Asep Suharno. Saya hanya menganggapnya sebagai kesempatan besar untuk bertemu orang-orang baru, untuk bermain melawan pemain yang lebih baik, untuk mengenal negara dan budaya baru, untuk mencoba cara lain untuk pelatihan dan untuk mendapatkan pengalaman baru tentang keterampilan badminton saya,” katanya lagi.

Menurutnya, sang Pelatih Asep Suharno adalah orang yang sangat baik dengan hati yang besar. “Dia selalu mengajarkan saya hal-hal yang sangat penting dalam badminton dan memotivasi saya setiap pelatihan. Saya sangat berterima kasih untuk itu. Pelatih lain – Hardi dan Defri – adalah orang yang sangat baik juga, mereka selalu tersenyum dan membuat pikiran saya lebih positif,” lanjutnya.

Dirinya juga sangat terkesan dengan teman-temannya selama berlatih di ASBA. “Rekan tim bukan hanya pemain yang kuat, tetapi mereka juga sangat lucu dan ramah. Lagi pula, saya memiliki kesempatan untuk mengenal keluarga mereka dan saya harus mengatakan bahwa mereka selalu baik kepada saya dan mendukung saya selama pelatihan,” tuturnya secara tulus.

Iapun berjanji akan kembali ke Indonesia, khususnya ke pusat pelatihan ASBA jika nanti akhir Juli 2018 telah kembali ke kampong halamannya di Sloqwakia.

Saya senang bahwa saya dapat bertemu dengan Anda semua dan menghabiskan dua bulan di Indonesia bersama Anda. Saya akan pulang dengan banyak kenangan dan pengalaman dan saya pasti ingin kembali lagi,” urainya dengan nada lirih. Selamat Buat Alzbeta Perunska yang rendah hati namun bersahaja. (*)