650 Pengungsi Palu di Parepare, Warga Bersyukur Diberi Jaminan

PAREPARE, suaraya.news — Terdata ada 650 orang korban bencana alam di Palu-Donggala yang mengungsi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

“Data yang kami peroleh di empat kecamatan di Parepare, ada 650 orang pengungsi asal Palu dan Donggala,” ungkap Kabag Humas dan Protokol Pemkot Parepare, Amarun Agung Hamka, usai mendampingi Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengunjungi para pengungsi, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Hamka menjelaskan, Pemerintah Kota Parepare memberi perhatian lebih terhadap para korban bencana gempa bumi dan tsunami ini.

“Tadi Pak Wali Kota langsung turun melihat kondisi para pengungsi. Sebagian besar sementara tinggal di rumah keluarga mereka di Parepare,” lanjut Hamka.

Sampai sejauh ini, kata Hamka, pihak kecamatan dan kelurahan terus memantau pengungsi di wilayahnya masing-masing.

Rusmiadi, salah seorang pengungsi mengaku berterima kasih kepada Pemerintah Kota Parepare. Dia merasa tidak khawatir lagi dengan kebutuhan pangan keluarganya.

Dia mengaku terpaksa harus mengungsi ke Parepare karena merasa ketakutan tak lagi mampu bertahan hidup di Kota Palu pasca bencana dahsyat.

“Lama-lama kita bisa mati kelaparan di Palu. Bantuan makanan dan minuman di wilayah kami sulit didapat. Alhamdulillah, kita hidup di Parepare. Pemerintah setempat cukup perhatian,” akunya.

Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe sebelumnya memantau sejumlah kondisi para pengungsi. Taufan Pawe pun mendengar langsung cerita kisah pilu para korban saat bencana terjadi.

Tak hanya memberi bantuan secara langsung, Taufan Pawe juga memberi jaminan kesehatan dan pendidikan terhadap paa korban terutama anak-anak. (*)