Erna Rasyid Taufan Puji TDA, Padukan Bisnis dan Ibadah

PAREPARE, suaraya.news — Ketua TP PKK Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan memuji eksistensi komunitas TDA (Tangan Di Atas).

Dia menilai, TDA sebuah komunitas bisnis yang berbeda dari komunitas lainnya. TDA mampu memadukan antara bisnis dan ibadah.

“Saat komunitas bisnis lainnya senantiasa mengedepankan profit dan berorientasi pada uang dan materi semata, justru yang saya lihat TDA adalah pengembangan karakter dan spiritualitas yang harus mendasari seseorang melakukan bisnis,” puji Erna Taufan saat menjadi pembicara dalam event Pesta Wirausaha yang diadakan TDA Parepare di Gedung Islamic Centre Parepare, Kamis, 8 November 2018.

Ketua Dekranasda Parepare ini mengemukakan, dengan semangat berbagi yang tinggi, TDA mengajarkan pada anggotanya untuk menjadi wirausahawan tangguh yang mencerahkan dan memiliki kontribusi positif bagi peradaban.

Berikut 7 rahasia sukses bisnis ala komunitas TDA :
1) REASON
Apa alasan Anda memiliki bisnis? Apa yang mendasari Anda untuk membuka usaha?

2) BELIEF
Jika kita berpikir bisnis kita tidak akan sukses, maka hasilnya tidak akan sukses.
Begitu juga jika kita yakin kita berhasil, maka kita berhasil menjalaninya.

3) DREAMS (Mimpi)
Sama seperti bisnis, sudahkah Anda memiliki arah dan visi yang jelas tentang bisnis Anda hingga 1, 2, 5, bahkan 10 tahun yang akan datang?

4) STRATEGY
Strategi berbicara masalah teknis tentang pemetaan langkah, cara, dan rencana yang bisa dilakukan untuk menjemput impian.

5) ACTION
Tindakan aksi merupakan jiwa dari Komunitas TDA. Dengan aksi kita merealisasikan berbagai konsep dan strategi dalam bentuk nyata.
Ingat selalu prinsip 4AS dalam beraksi: kerja kerAS, cerdAS, ikhlAS, dan tuntAS.

6) Persistent
Persistent berarti kegigihan, pantang menyerah, dan disiplin.

7) PRAY
Doa diperlukan untuk mengiringi langkah kita. Do Your Best and Let God Do The Rest. Berdoa walaupun diletakkan di kunci terakhir bukan berarti yang paling tidak penting.
Dengan berdoa, berarti kita melibatkan kekuatan Allah SWT di dalamnya. (*)