Peserta Reuni Akbar Persaudaraan 212 Asal Sulsel Menyatu Menuju Jakarta

JAKARTA, suaraya.news — Peserta Reuni Akbar Persaudaraan Alumni 212 asal Sulawesi Selatan yang berangkat menuju Jakarta, sudah terlihat memadati terminal keberangkatan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, sejak Kamis, 29 November 2018.

Pemberangkatan mereka sudah terlihat ramai dengan jumlah peserta yang sudah signifikan jumlahnya.

Mulai Jumat, 30 November 2018, mereka berangkat secara berombongan dan menggunakan maskapai penerbangan yang berbeda-beda.

Ada yang berasal dari Kota Makassar, Gowa, Maros, dan Kota Parepare.

Salah satu peserta PA 212 asal Parepare, H. Bakhtiar Syarifuddin yang sempat dicegat persis di depan pintu keberangkatan mengatakan bahwa, dia dan beberapa peserta asal Parepare  berangkat Jumat pagi dengan menggunakan maskapai Lion Air.

“Namun sejam yang lalu juga ada beberapa sahabat-sahabat kita yang berangkat duluan dengan menggunakan maskapai Citilink,” ungkap Bakhtiar.

“Di belakang saya itu ada dari Maros dan Gowa berangkatnya dengan menggunakan maskapai penerbangan Batik Air. Akan tetapi Insya Allah kita semua akan bertemu di Masjid Istiqlal Jumat siang nanti,” lanjut Bakhtiar.

Dia mengemukakan, pemberangkatan para mujahid reuni Akbar PA 212 kali ini terasa sangat terharu biru.

“Sesaat melihat jumlah rombongan dalam melakukan perjalanan suci ini, tak terasa ada air mata jatuh menetes saat beberapa orang menyapa langsung memberi salam dan melambaikan tangan ke arah kami. Mulai dari pelataran parkir sampai memasuki pintu pemeriksaan ini, tak henti-hentinya menyampaikan doa keselamatan dan restunya kepada kami, bahkan tidak sedikit yang langsung menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan memberi salam selamat,” tutur Bakhtiar.

“Selamatki semua dalam perjalananta, pergi dan pulang. Hanya doa yang dapat kami panjatkan untuk kita semua,” ungkap seorang petugas bandara.

“Subehanallah….saya hanya bisa menyampaikan ungkapan rasa terima kasih kepada kita semua atas doa dan restunya dalam perjalanan kami ini,  semoga Allah SWT senantiasa merahmati kita semua, amin,” tandas Bakhtiar. (*)