Pemkot Parepare Setop Pembangunan Terminal Peti Kemas, Wali Kota Minta Taat Administrasi

PAREPARE, suaraya.news — Pemerintah Kota Parepare  menghentikan pembangunan terminal peti kemas di kawasan Pelabuhan Rakyat Lontangnge, Cappa Ujung, Sabtu, 8 Desember 2018.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Parepare, H Kadarusman Mangurusi meminta kepada Pelindo untuk menyelesaikan semua proses administrasi perizinan sebelum kembali melanjutkan pembangunan.

“Kami belum pernah terbitkan izin mendirikan bangunan, Amdal maupun Amdalalin untuk pembangunan terminal peti kemas ini. Makanya kami minta pihak Pelindo segera mengurus perizinannya sebelum melanjutkan pembangunan,” tegas Kadarusman.

Kadarusman mengaku, sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, lurah, dan camat setempat untuk berkoordinasi melakukan penutupan pembangunan secara permanen.

“Kalau tidak segera dilengkapi kita akan permanenkan penutupannya. Karena ini sangat jelas melakukan pelanggaran dan kami tidak akan biarkan ada pembangunan dari pihak manapun yang tidak memiliki dasar hukum,” tegas Kadarusman yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare.

Soal pembangunan terminal peti kemas tidak berizin ini, Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe mengajak semua stakeholder mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan pribadi. Itu agar Parepare menjadi kota tertib administrasi.

“Semua pihak mestinya ikut membantu Pemerintah Kota Parepare, untuk menjadikan Parepare sebagai kota tertib administrasi. Termasuk di dalamnya perusahaan besar baik itu skalanya BUMD atau BUMN, dan juga pelaku usaha yang ada di Parepare,” pinta Taufan Pawe yang berlatar belakang profesional hukum.

Dia mengaku, pemerintah dan masyarakat tentunya senang jika Parepare terus maju dan berkembang, namun harus tetap patuh dan taat pada peraturan berlaku. (*)