Menunggu 10 Tahun, Vietnam Juara Piala AFF 2018, Terbaik di Asia Tenggara

VIETNAM, suaraya.news — Setelah menanti 10 tahun, Timnas Vietnam akhirnya kembali merebut gelar juara Piala AFF. Pada edisi 2018 ini, Vietnam membungkam Malaysia di final dengan keunggulan agregat skor 3-2. Vietnam pun menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.

Pada leg pertama final di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 11 Desember 2018, Timnas Vietnam menahan 2-2 tuan rumah. Kemudian pada leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi, Sabtu, 15 Desember 2018, Vietnam menang 1-0.

Ini kali kedua Vietnam merebut titel Piala AFF. Prestasi pertama dicatatkan pada Piala AFF 2008, 10 tahun lalu, dengan mengalahkan Thailand di partai final, juga dengan keunggulan agregat 3-2.

Pada Piala AFF 2018, perjalanan Vietnam terbilang mulus. Sejak awal, the Golden Stars memang masuk favorit juara. Penilaian itu melihat sepak terjang luar Vietnam sepanjang 2018.

Berada di Grup A bersama Malaysia, Myanmar, Kamboja, dan Laos, tim asuhan pelatih Park Hang-seo ini tak kesulitan memenangi persaingan.

Nguyen Anh Duc dkk. keluar sebagai juara grup, dengan torehan hampir sempurna. Mereka memenangi tiga dari empat pertandingan. Satu-satunya laga yang gagal dimenangi, ketika ditahan Myanmar 0-0 (20/11/2018).

Tiga laga lain berhasil dimenangi, masing-masing menang 3-0 atas Laos (8/11/2018), 2-0 atas Malaysia (16/11/2018), dan membungkam Kamboja 3-0 (24/11/2018).

Vietnam ke semifinal sebagai juara grup dengan koleksi poin 10, tanpa tersentuh kekalahan. Tak hanya itu, the Golden Dragon sama sekali tak kebobolan dengan menjaringkan delapan gol ke gawang lawan.

Dengan torehan itu, Timnas Vietnam percaya diri bersua Filipina, lawan di semifinal. Sebelum pertandingan, di atas kertas, Filipina bakal bisa ditaklukkan.

Prediksi itu jadi kenyataan. Bermain di kandang lawan lebih dulu, pada leg pertama (2/12/2018), Vietnam mampu mengalahkan Filipina di Stadion Panaad, Bacolod City, dengan skor 2-1. Pada laga ini, untuk kali pertama gawang Vietnam bobol, tepatnya pada menit ke-47 lewat gol Patrick Reichelt.

Mengantongi kemenangan plus keunggulan gol tandang, tugas pemain Vietnam jadi lebih ringan ketika mendapat giliran menjamu the Azkals pada leg kedua semifinal, 6 Desember 2018.

Di Stadion My Dinh, Vietnam tetap bermain agresif. Hasilnya, kemenangan dengan skor identik seperti leg pertama, berhasil dibukukan. Vietnam pun melangkah ke final dengan agregat gol 4-2.

Itu adalah final ketiga Vietnam sepanjang keikutsertaan di Piala AFF. Final pertama terjadi pada edisi 1998. Namun, 20 tahun lalu, Vietnam hanya jadi runner-up setelah takluk 0-1 dari Singapura.

Di final Piala AFF 2018, Vietnam menghadapi Malaysia, yang melaju ke partai puncak setelah menghentikan langkah sang juara bertahan, Thailand, dengan dramatis.

Tim Harimau Malaya ke final dengan modal keunggulan agregat gol lantaran mampu membukukan skor 2-2 saat menghadapi Thailand pada leg kedua semifinal di Stadion Rajamangala, Bangkok (5/12/2018).

Di sisi lain, tanda-tanda Vietnam bakal memenangi gelar Piala AFF 2018 makin kentara setelah menahan 2-2 Malaysia pada leg pertama final. Pada laga itu, Vietnam bahkan sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya skor disamakan.

Namun, hasil itu sudah cukup memberikan keuntungan buat Phan Van Duc dkk. saat giliran menjamu Malaysia di final leg kedua. Seperti diketahui, Vietnam akhirnya menang 1-0.

Alhasil, Timnas Vietnam jadi juara Piala AFF 2018 tanpa sekali pun menelan kekalahan. Mereka bahkan hanya kebobolan empat gol saja dari total delapan pertandingan yang dilakoni. (*)