Banjir Barru Lumpuhkan Jalur Trans Sulsel, 5 Warga Dilapor Jadi Korban

BARRU, suaraya.news — Hujan deras dan luapan air Sungai Takkalasi di Kabupaten Barru, melumpuhkan jalur trans Sulsel, Jumat, 28 Desember 2018.

Kemacetan parah yang panjang membuat kendaraan sulit bergerak selama beberapa jam, akibat banjir meluas di badan jalan.

Laporan terkini, ada lima warga yang jadi korban. Dua warga dilaporkan meninggal dunia, dan tiga lainnya disebutkan hilang.

“Baru saja kita evakuasi satu korban meninggal di Barru yang terseret air,” kata Kapolres Barru, AKBP Burhaman.

Burhaman mengungkapkan bahwa korban ditemukan di wilayah Pacciro, Kabupaten Barru.

Ketinggian air telah sampai paha orang dewasa dan di lokasi lainnya mencapai dada orang dewasa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barru, Ivan secara terpisah menyebut, masih ada dua warga yang hilang terseret air.

“Informasinya ada dua warga yang hilang di wilayah Takkalasi terseret air banjir,” beber Ivan.

“Saat ini kita sedang ke sana bersama tim SAR Makassar untuk melakukan evakuasi,” lanjutnya.

Warga Barru, Ahmadi mengungkapkan, banjir telah menggenangi area sawah yang berada di sekitar rumahnya. Hingga saat ini, hujan masih terus turun.

“Ini malah air tambah naik terus dan sudah masuk ke dalam rumah kami,” katanya.

Beberapa titik di poros trans Sulsel yang terendam banjir di antaranya jalur Barru-Soppeng di Pekkae, jalur Barru-Parepare di Desa Siawung dan Desa Ajakkang, Barru. (*)