Harmonisasi Kemitraan Jadikan APBD Parepare Tercepat Kedua di Indonesia

PAREPARE, suaraya.news — Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Parepare tahun anggaran 2019 yang disahkan pada 6 November 2018, adalah yang tercepat kedua di Indonesia.

Pengesahan APBD itu hanya berselang enam hari setelah pelantikan Wali Kota-Wakil Wali Kota Parepare periode 2018-2023, Dr HM Taufan Pawe-H Pangerang Rahim yakni pada 31 Oktober 2018.

Wali Kota Taufan Pawe membeberkan hal itu saat membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Parepare 2018-2023 di Hotel Bukit Kenari, Rabu, 9 Januari 2019.

“Saya ditanya oleh pak gubernur, apa kiatnya sehingga pengesahan APBD bisa cepat, saya menjawab, ciptakan harmonisasi kemitraan yang baik dan sehat eksekutif dan legislatif,” ungkap Taufan Pawe di hadapan forum Musrenbang RPJMD yang dihadiri Ketua DPRD Parepare, H Kaharuddin Kadir, Sekda H Iwan Asaad, para kepala SKPD, camat, lurah, dan stakeholder lainnya.

Taufan mengemukakan, APBD Parepare bisa jadi yang tercepat di Indonesia, jika saja disahkan pada 27 Oktober 2018.

“Namun saat itu belum ada wakil wali kota, belum dilantik. Makanya saya sampaikan kepada Ketua DPRD, Pak Kahar (Kaharuddin Kadir, red), bahwa nanti disahkan setelah pelantikan, setelah ada wakil wali kota. Jadinya pengesahan pada 6 November 2018,” papar wali kota dua periode ini.

Taufan menekankan, di periode keduanya ini dia ingin mewujudkan Parepare kota industri tanpa cerobong asap yang berwawasan hak dasar dan pelayanan dasar menuju kota maju, mandiri, dan berkarakter.

Itu sesuai visi misinya saat maju menjadi calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada 2018.

Namun tidak hanya pembangunan fisik dia prioritaskan, tapi juga pembangunan keumatan. “Parepare ini kita bangun bukan hanya kemajuan infrastruktur, tapi juga kemajuan keumatan,” tandas wali kota bergelar doktor (S3) ilmu hukum ini. (*)