Parepare Keciprat Rp8 M Dana Kelurahan, Wali Kota Siap Bentuk Tim untuk Kawal

PAREPARE, suaraya.news — Parepare kecipratan dana kelurahan dari pemerintah pusat senilai Rp8 miliar dari total Rp3 triliun se-Indonesia yang digelontorkan tahun ini.

Dana sebesar itu untuk 22 kelurahan di Parepare, akan dioptimalkan dan dikolaborasikan dengan dana pagu indikatif wilayah yang sudah rutin dianggarkan.

Hal ini diungkap Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe didampingi Sekda Parepare, H Iwan Asaad usai membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Parepare 2018-2023 di Hotel Bukit Kenari, Rabu, 9 Januari 2019.

Karena dana ini lumayan besar, wali kota mengaku, akan membentuk tim yang mengawal agar tepat sasaran dan tidak diselewengkan.

“Intinya kita akan optimalisasi dana kelurahan ini, dikolaborasikan pagu indikatif wilayah yang sudah ada. Tapi kami masih menunggu Juknis dan aturan tentang penggunaan dana ini dari pemerintah pusat. Karena turunnya dana kelurahan ini setelah pengesahan APBD,” ungkap Taufan Pawe dibenarkan Iwan Asaad.

Jika dana kelurahan senilai Rp8 miliar itu dibagi ke 22 kelurahan, maka setiap kelurahan akan mendapatkan Rp300 juta.

Jika dikolaborasikan dengan pagu indikatif wilayah yang senilai Rp500 juta per kelurahan, maka total anggaran yang dikelola setiap kelurahan bisa mencapai Rp800 juta.

“Tentunya itu akan menambah pergerakan pembangunan di tingkat kelurahan. Sehingga memang harus dioptimalkan dan dikawal dengan baik,” tekan wali kota berlatar belakang profesional hukum ini. (*)