Tips dr Renny Agar Tubuh Tetap Bugar di Musim Pancaroba

PAREPARE, suaraya.news — Selama musim hujan, tubuh rentan mengalami gangguan. Tubuh dipaksa beradaptasi dengan lingkungan, suhu, dan kelembapan udara yang berbeda dari sebelumnya.

Menjaga agar tubuh tetap bugar, sebaiknya rutin berolahraga, istirahat yang cukup, perbanyak mengonsumsi makanan bergizi secara seimbang.

Ini salah satu tips dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, dr Hj Renny Anggraeny Sari, agar badan tetap sehat selama musim penghujan.

“Pergantian musim kemarau ke musim hujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan. Tubuh kita harus beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara. Jika tubuh kita tidak beradaptasi dengan cepat, maka tubuh mudah terkena penyakit,” katanya.

Menurut dr Renny, daya tahan tubuh yang menurun semakin gampang diserang penyakit. Dia mengimbau, masyarakat agar menjaga pola makan, mengonsumsi buah-buahan, dan olahraga rutin agar terhindar dari penyakit seperti flu, batuk, influenza.

Penyakit tersebut, kata dia, mewabah di musim hujan dan setiap orang pernah mengalami penyakit itu.

“Di musim pancaroba, tubuh kita rentan terkena penyakit karena daya tubuh kita rendah, sehingga kita cepat tertular penyakit seperti influenza,” ingatnya.

Penyakit tersebut, kata dia, biasa menyerang siapa saja. Orang dewasa, remaja dan anak-anak paling berisiko terkena flu, batuk, sesak nafas, pilek, masuk angin, penyakit kulit hingga demam berdarah.

“Jika penyakit tersebut menjangkiti tubuh kita, maka tubuh akan menjadi tidak bugar, sehingga aktivitas sehari-hari akan menjadi terganggu,” pesannya.

Penyakit yang paling mudah menyerang tubuh adalah flu dan batuk, karena temperatur udara yang labil mengaruhi kondisi panas tubuh.

Tubuh yang terpapar kelembapan udara secara terus-menerus akan menimbulkan kedinginan, flu, dan batuk.

Kedua penyakit itu, kata dia, gejala awal timbulnya demam. Tubuh yang terkena air hujan dan tak segera kering secara benar juga berisiko tinggi mendatangkan demam. Demam di musim hujan, biasa berlangsung dari 3-7 hari.

Selain itu, kata dia, di musim hujan penyakit demam berdarah rentan terjadi. Dia mengajak, warga bersihkan genangan air, bersihkan penampungan air. Genangan air, kata dia, menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

“Kita harus menjaga pola hidup sehat dengan mengkonsumsi vitamin, menjaga asupan makanan, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih, perhatikan pola tidur, dan olahraga secara teratur,” tandasnya. (sps)