Nostalgia di Parepare, Gubernur Sebut Wali Kota Terbaik di Indonesia

PAREPARE, suaraya.news — Gubernur Sulsel, Prof Dr HM Nurdin Abdullah punya kesan tersendiri bagi Parepare, kota kelahirannya, terkhusus SMPN 4 Parepare, tempat dia mengenyam pendidikan.

Menurut Nurdin Abdullah, Parepare Kini berubah total dengan kemajuannya. Dia pun memuji Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe sebagai salah satu wali kota kota terbaik di Indonesia, dengan visi luar biasanya.

“Parepare berubah total dengan kerja keras beliau (Taufan Pawe, red). Mari kita bersama-sama dukung kinerja pak wali yang luar biasa,” puji Nurdin Abdullah yang disambut gemuruh tamu dan undangan yang menghadiri ramah tamah dan pengukuhan IKA SMPN 4 Parepare di Komplek SMPN 4 Model Parepare, Minggu malam, 27 Januari 2019.

Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu di Parepare memang khusus untuk beramah-tamah dan mengukuhkan pengurus Ikatan Alumni (IKA) SMPN 4 Parepare. Nurdin adalah Ketua Dewan Pembina IKA SMPN 4 Parepare.

Di hadapan Wali Kota Taufan Pawe yang hadir bersama Wakil Wali Kota H Pangerang Rahim, Sekda Iwan Asaad, dan jajaran SKPD serta sejumlah alumni, guru, dan guru purnabakti SMPN 4, gubernur bernostalgia.

“Saya lahir di Parepare. Saya anak Labatu pak, yang suka berkelahi. Saya sekolah di SMPN 4, waktu kepala sekolahnya Pak Parewangi,” kisahnya.

Saat bersekolah di Parepare, kedua orang tuanya di Makassar. Jadinya, dia bersekolah dengan biaya sendiri.

“Selesai, saya daftar di SMAN 2 Parepare, tidak lulus. Lalu daftar di SMAN 5 Makassar, lulus. Setelah itu saya daftar di Pertanian Unhas langsung lulus tahun 1982. Itulah hebatnya SMPN 4, alumninya langsung lulus. Selesai tahun 1986, saya langsung ambil magister di Jepang,” papar Nurdin Abdullah.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini juga banyak bernostalgia semasa sekolah di SMPN 4 Parepare.

Di antaranya tentang keakrabannya dengan sesama alumni, kesannya bersama salah satu alumni Hj Andi Sutrayani.

Dan yang paling berkesan, Mandarson, gurunya yang memberi dia kepercayaan memeriksa hasil ulangan teman-teman sekelasnya.

“Setiap selesai ulangan saya pasti bermalam di rumah Ibu Mandarson. Ya, untuk periksa hasil ulangan teman-teman. Ini soal trust kepercayaan. Kepercayaan itulah yang terus saya jaga, dan sekarang Bu Mandarson muridmu sudah menjadi gubernur,” kata Nurdin yang kembali disambut gemuruh.

Nurdin juga berpesan agar pengurus IKA SMPN 4 Parepare memperbaiki database. Secara khusus dia memberi pesan kepada Ketua Umum IKA SMPN 4 Parepare, Ir HM Zaini.

“Ketua IKA persatukan kita semua.  Tolong perbaiki data base kita.
Di sinilah peran alumni arahkan adik-adik kita, kita jadi mentor bagi adik-adik kita. Jadi bukan sekadar reuni tapi bantu sekolah tingkatkan mutu pendidikan,” pinta Nurdin.

“Pak kepala sekolah bawa proposal ke saya, apa-apa yang bisa saya bantu. Itulah dampak dari alumni jadi gubernur,” lanjut Nurdin.

Di akhir sambutannya, secara khusus Nurdin memuji kemajuan pesat SMPN 4 Parepare yang kini berstatus Sekolah Model.

Kepala SMPN 4 Parepare, Makmur SPd MM, dinilai Nurdin, sukses majukan sekolah. Selain prestasi sekolah, Makmur dan gurunya Tamrin Mahmud, sukses menjadi kepala sekolah dan guru berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional.

Nurdin mengukuhkan pengurus IKA SMPN 4 Parepare periode 2018-2022, di antaranya menjadi Ketua Dewan Penasihat Wali Kota Taufan Pawe, Ketua Umum HM Zaini, Sekretaris Umum Parman Farid, dan jajaran pengurus lainnya. (*)