Hasil Survei Pilpres CRC Diulas di TV Nasional

JAKARTA, suaraya.news — Hasil survei terbaru Pilpres yang dirilis lembaga riset, Celebes Research Center (CRC) menjadi ulasan serius dalam program Apa Kabar Indonesia (Malam) yang tayang di TV One, Senin, 11 Februari, pukul 18.30 Wib.

Direktur Eksekutif CRC, Herman Heizer, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowo-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzili, dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera menjadi pembicara dalam program acara yang disiarkan secara langsung (live) itu. Topik yang dibahas adalah Jelang Debat, Saling Mengaku Hebat.

Herman Heizer mengulas bahwa hasil survei masih dinamis. Program-program para calon presiden yang menjadi solusi bagi permasalahan masyarakat, akan menjadi penentu pilihan masyarakat.

Sebelumnya, CRC merilis hasil survei Pilpres secara nasional pada Minggu, 10 Februari 2019.

Hasilnya, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin lebih unggul daripada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Elektabilitas calon presiden kalau pertanyaan spontan kalau pemilihan berlangsung hari ini, kalau Pak Jokowi 56,1%, Pak Prabowo 31,7%. Tidak tahu atau tidak menjawab 12,2%,” kata Herman Heizer.

Survei dilakukan dalam rentang waktu 23-31 Januari 2019 terhadap 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Margin of error survei sebesar +/- 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95,0%. Sampel berasal dari 34 provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung (face to face) dengan menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang sudah terlatih. Quality control survei sebesar 20%.

Meski demikian, tren elektabilitas Jokowi-Ma’ruf di survei CRC tercatat turun, meski sedikit. Tren elektabilitas Prabowo-Sandi tercatat naik.

Pada September 2018, CRC mencatat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 56,2%, turun 0,1% menjadi 56,1% pada Januari 2019. Sedangkan elektabilitas Prabowo-Sandi pada September 2018 berada di angka 31,3% dan naik 0,4% menjadi 31,7% di periode Januari 2019. (*)