Warga Parepare Batal Beli Rumah di Alitta Karena Urus Administrasi di Pinrang

PAREPARE, suaraya.news — Selain masih disengketakan dan pemanfaatan hutan produksi terbatas di Kawasan Alitta, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, dipertanyakan, juga ada fakta lain terungkap.

Seorang warga Parepare yang minta identitasnya tidak disebutkan mengaku batal membeli salah satu unit rumah di perumahan yang dibangun di kawasan itu, karena segala administrasi diurus di Kabupaten Pinrang.

“Saya pernah proses di sana untuk membeli satu unit rumah, namun yang mengherankan semua administrasi harus diurus di Pinrang. Ya terpaksa saya batalkan,” ungkapnya, Sabtu, 6 April 2019.

Tidak hanya soal administrasi, tapi juga pemasangan listrik dan air bersih harus diurus di Pinrang.

Dia mempertanyakan soal status lahan di kawasan itu, karena diyakininya masih berada dalam wilayah Parepare.

Direktur Jaringan Pemantauan Ruang Publik Kawasan Timur H. Bakhtiar Syarifuddin, SE mengaku sudah melaporkan masalah sengketa dan pemanfaatan kawasan Hutan Alitta itu ke pemerintah pusat.

“Ini sudah menjadi perhatian nasional. Jadi saya minta Pemerintah Kota Parepare tegas menyelesaikan masalah batas administrasi di Hutan Alitta, karena sudah berlangsung lama, sejak sebelum pemerintahan Wali Kota Taufan Pawe,” imbuh Bakhtiar. (*)