Golkar Pastikan 10 Kader Ketua DPRD di Sulsel, Nasdem Lima

MAKASSAR, suaraya.news – Partai Nasdem merebut kursi ketua DPRD di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi lumbung suara Golkar di Sulawesi Selatan.

Daerah yang selama ini partai berlambang pohon beringin itu mendudukkan kadernya sebagai ketua adalah Makassar, Kabupaten Pangkep, Barru, Sidrap, dan Toraja Utara.

Pada Pileg 2014, Partai Golkar memiliki 16 kursi ketua DPRD se-Sulsel. Hasil Pileg 2019, Partai Golkar tinggal 10 kursi ketua.

Namun di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Golkar tumbang di Makassar. Kursi Ketua DPRD Makassar yang selama ini di genggaman Golkar pun beralih ke Nasdem.

Begitu juga di Pangkep, Barru, Sidrap, serta Toraja Utara. Semuanya beralih ke Nasdem. Lima daerah itu belum termasuk Kabupaten Gowa, Wajo, Bulukumba, Luwu, dan Takalar yang selama ini menjadi basis suara Golkar.

Kursi DPRD Gowa kini menjadi milik Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Kemudian di Wajo milik PAN, di Bulukumba dan Luwu yang sebelumnya milik Golkar menjadi milik PPP. Sementara di Kabupaten Takalar milik PKS.

Praktis partai besutan Airlangga Hartarto di Sulsel cuma mampu mendudukkan kadernya sebagai ketua DPRD di 10 daerah.

Sepuluh daerah tersebut, Maros, Parepare, Enrekang, Tana Toraja, Luwu Utara, Luwu Timur, Palopo, Soppeng, Bone, dan Selayar.

Sementara kursi Ketua DPRD Jeneponto dan Sinjai yang sebelumnya dikuasai Partai Demokrat kini menjadi milik kader Gerindra.

Sedangkan kursi Ketua DPRD Pinrang yang sebelumnya milik PKS menjadi milik Partai Demokrat.

“Ini capaian yang luar biasa karena kita dari 7 kursi di DPRD Sulsel naik menjadi 12 kursi. Kita nyaris ketua, cuma selisih 1 kursi dengan Partai Golkar,” kata Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulsel Syahruddin Alrif, Minggu (26/5/2019).

Sementara jumlah perolehan kursi Partai Nasdem di DPRD kabupaten/kota di Sulsel, kata Syahar, sebanyak 105 kursi pada Pileg 2019.

“Dulu 2014 cuma dapat 70 kursi DPRD kabupaten/kota. Sekarang 2019, kita sudah 105 kursi. Untuk DPR RI, kita cuma dapat 2, sekarang 4 kursi,” ungkap Syahar.

Syahar menambahkan, selain merebut lima kursi Ketua DPRD kabupaten/kota, Nasdem juga berhasil mendudukkan kadernya sebagai wakil ketua DPRD di 10 kabupaten/kota.

“Bahkan 8 daerah Nasdem wakil ketua satu. Maros kita wakil ketua 2 dan di Gowa wakil ketua 3,” jelasnya sore.

Tidak hanya itu, lanjut Syahar, meski belum mendudukkan kadernya sebagai unsur pimpinan DPRD di beberapa daerah, seperti di Bone, Wajo, Pinrang, Takalar, Luwu, Sinjai dan Jeneponto, setidaknya mendapat satu fraksi.

“Itu memang benar bahwa kita belum dapat 1 fraksi di Bantaeng dan Selayar,” tegasnya.(zis)

Sulsel Tak Menguning Lagi

HASIL Pemilihan legislatif (Pileg) 2014 lalu, Gowa, Takalar, Bulukumba, Luwu, dan Wajo masih ‘menguning’.

Namun hasil Pileg 2019, Gowa menghijau setelah PPP merebut kursi Ketua DPRD. Di Takalar, Golkar tak berkutik dan kursi Ketua DPRD lepas ke PKS.

Wajo dan Bulukumba yang dulunya menguning kini berubah biru dan hijau. PAN kuasi Wajo, PPP di Bulukumba. Kursi DPRD Luwu juga lepas ke PPP.

Praktis PPP berhasil mendudukkan 4 kadernya sebagai Ketua DPRD Luwu, Gowa, Bulukumba, serta Bantaeng.

Dikonfirmasi terkait capaian Partai Golkar se-Sulsel, Juru Bicara (Jubir) Golkar Sulsel Muhammad Risman Pasigai, menyatakan, Partai Golkar masih unggul di Sulsel.

“DPR RI suara Partai Golkar masih unggul dari partai lain. Begitu juga di DPRD provinsi, suara dan kursi masih unggul kan? DPRD Kabupaten/kota Golkar juga masih unggul dari partai lain,” tambah Risman via pesan Whatsapp, Minggu (26/5/2019) sore. (*)