Tak Ada Toleransi, Wali Kota Parepare Beri Sanksi ASN Indisipliner, Reward Bagi yang Berprestasi

PAREPARE, suaraya.news — Wali Kota Parepare Dr HM Taufan Pawe tidak akan memberi toleransi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang indisipliner. Namun sebaliknya, akan memberi reward bagi ASN yang berprestasi.

Hal ini ditegaskan Taufan Pawe saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa SKPD pada hari pertama berkantor pasca libur dan cuti lebaran, Senin, 10 Juni 2019.

“Masalah kedisiplinan adalah kebutuhan negara. Output atau hasil kerja ASN harus dapat dirasakan masyarakat. Jangan pernah berharap ada produktivitas kalau tidak disiplin,” imbuh Taufan.

Taufan menekankan, PP 30 tahun 2019 memberikan ruang pembina kepegawaian yakni kepala daerah memberikan sanksi dan hukuman apabila ada ASN tidak tertib. Seperti tidak hadir pada hari pertama kerja pasca libur dan hari-hari selanjutnya. Dan memberikan reward bagi ASN yang berprestasi.

Seperti apa sanksi itu? Taufan mengemukakan, pada PP 53 mengatur tentang sanksi bagi ASN secara berjenjang. Dengan sanksi terberat adalah pemecatan secara tidak terhormat.

“Kalau ada ASN yang kinerjanya tidak berbanding lurus, saya akan evaluasi.
Akumulasi 46 hari tidak hadir, saya akan pecat sebagai ASN secara tidak hormat. Itu aturan bukan kata Taufan Pawe,” ingat Taufan.

Dalam sidak itu, Taufan didampingi Inspektur Kota Muh Husni Syam, Asisten I Hj St Amina Amin, Kepala Satpol PP HM Anzar, Plt Kepala BKPSDM H Gustam Kasim, Sekretaris BKPSDM Adriani Idrus, Kabag Humas dan Protokol M Anwar Amir, serta jajaran SKPD terkait lainnya.

Taufan dan tim mensidak Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan, dan RSU Andi Makkasau.

“Yang datang bukan Taufan Pawe tapi wali kota sebagai simbol negara. Jadi kalau ada yang melanggar siapapun itu termasuk saudara Taufan Pawe harus ditegur dan diperingatkan,” tandas Taufan. (*)