Tak Ingin Lagi Ketua DPRD, Kaharuddin Kadir Mengaku Pilih Berbisnis

PAREPARE, suaraya.news — Ketua DPRD Parepare H Kaharuddin Kadir mengaku tidak lagi memiliki hasrat untuk menduduki ketua DPRD pada periode berikutnya.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Parepare ini memberi kesempatan kepada kader Golkar lainnya untuk menjabat Ketua DPRD Parepare periode 2019-2024.

Golkar memastikan kembali mempertahankan kursi Ketua DPRD Parepare, setelah meraih kursi dan suara terbanyak di Pemilu 2019.

Golkar sukses mendudukkan lima kadernya di DPRD Parepare. Kelimanya adalah Kaharuddin Kadir, H Suleman, H Muliadi (petahana), serta dua pendatang baru Andi Nurhatina dan Indriasari Husni.

“Saya memberi kesempatan kepada kader lainnya untuk menduduki kursi Ketua DPRD. Ada yang punya kemampuan dan kapasitas. Biarlah saya jadi anggota biasa saja,” tegas Kaharuddin Kadir, Rabu, 12 Juni 2019.

Kaharuddin pun mengaku ini akan menjadi periode terakhirnya sebagai anggota DPRD. Setelah itu dia akan pensiun dari politik dan memilih untuk berbisnis.

“Lima periode menjadi anggota DPRD, saya sudah jenuh. Mungkin setelah ini saya memilih untuk berbisnis,” aku Kaharuddin yang kerap disapa Kahar.

“Jadi jika ada yang mengait-ngaitkan saya akan maju menjadi calon wali kota, itu tidak benar. Jangankan menjadi calon wali kota, menjadi Caleg pun sudah tidak lagi,” tepis mantan Sekretaris KNPI Parepare ini.

Kaharuddin pada Pemilu 2019 maju menjadi Caleg Golkar di Dapil III Kecamatan Soreang, dan kembali terpilih.

Dia sukses meraup suara 2.124, dan menjadi suara terbanyak dibanding caleg Golkar lainnya di Parepare.

“Ada mekanisme di Golkar. Sebelum nama diusul, kita akan dimintai kesediaan dicalonkan menjadi ketua DPRD. Di situ saya akan menyatakan tidak bersedia,” tandas Kahar. (*)