Gubernur Siap Bangun Pemerintahan Tanpa Korupsi di Sulbar

MAKASSAR, suaraya.news – Seiring waktu berjalan hingga kini, sektor pendidikan di segala jenjang di Sulbar telah terakreditasi B. Sementara nilai pemerintahan terakreditasi C.

Bersamaan halalbihalal yang diselenggarakan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Sulsel dan Badan Pengurus Cabang (BPC) KKMSB Kota Makassar, Minggu 7 Juli, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar menyatakan, terus diupayakan nilai pemerintahnya meningkat.

“Insyaa Allah, bulan delapan (Agustus) atau sembilan (September) bisa terakreditas B. Kita targetkan selama akhir kepemimpinan saya, mendapat nilai A,” ujarnya di halalbihalal yang berlangsung di Four Points by Sheraton Makassar ini.

Masih di acara yang berlangsung di hotel ternama yang terletak di Jalan Andi Djemma, Makassar tersebut, gubernur yang juga familier dengan akronim ABM ini menegaskan niatnya ingin membangun pemerintahan yang baik di Sulbar.

Menurut ABM, jajarannya di lingkup Pemrov Sulbar telah membenahi beberapa sistem, termasuk sistem perencanaan yang akan terkoneksi dengan sistem pengelolaan dan perizinan.

“Kita akan konsisten membangun Sulbar dan dibantu oleh kepolisian, kejaksaan, juga Komisi Pemberantasan Korupsi yang akan datang besok untuk membahas beberapa hal yang akan dibenahi, agar Sulbar sesuai dengan visi-misi saya, bebas dari korupsi atau zero korupsi,” terang ABM.

Di sektor industri, ABM memaparkan, sudah ada yang telah masuk di Sulbar. Di antaranya, pabrik pengolahan getah pinus, pabrik kelapa terpadu. Juga terus digenjot pengembangan perkebunan di Mamasa.

Selain itu, juga terus diupayakan pengembangan perikanan dan kelapa sawit di Pasangkayu serta memajukan industri pakan ternak dan peternakan ayam di Mamuju Tengah.

“Sebagai pemerintah, kita sudah bekerja sama dengan ITB (Institut Teknologi Bogor) untuk membuat rancangan kota baru di Mamuju. Insyaa Allah, industri-industri nantinya akan berkembang di Mamuju dan akan ditata dengan baik agar terjaga,” ujar ABM.

Dia pun menyampaikan harapan akan ada persatuan juragan Mandar yang bisa serupa Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) di Sulsel. Untuk itu, diharapkan dukungan masyarakat serta kontribusi para pengusaha asal Mandar.

“Jika di Makassar sudah ada saudagar Bugis, kita juga bisa membentuk persatuan pengusaha, agar mengundang para investor dari luar,” harapnya.

Turut hadir di halalbihalal ini, Sekda Sulsel, Abd Hayat Gani, Sekda Sulbar, Muh Idris, Ketua BPW KKMSB Sulsel, Prof Husain Syam, Ketua Umum BPP KKMSB, Muh Asri Anas, dan Ketua BPC KKMSB Kota Makassar, Rachmat A Haris.

Ketua BPW KKMSB, Prof Husain Syam menyerukan ajakan kepada para warga Sulbar yang berada di tanah rantau untuk memberi masukan, saran untuk pemerintah dan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan Sulbar.

“Mari kita saling mendukung dan bekerja sama, semoga kedepanya kita bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk Sulbar ke depan,” pintanya. (*)