Pemkot-Pertamina Antisipasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg Jelang Lebaran, Kuota Parepare Tembus 5.600

PAREPARE, suaraya.news — Pemerintah Kota Parepare dan Pertamina sudah menyiapkan langkah antisipasi kelangkaan elpiji (LPG) 3 kg pada momen lebaran Iduladha dan HUT kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019.

Langkah antisipasi itu dibahas bersama Pemkot Parepare dan Pertamina serta agen elpiji di Dinas Perdagangan (Disdag) Parepare, Rabu, 31 Juli 2019.

Sekretaris Disdag Parepare, Hj St Rahmah Amir mengatakan, antisipasi itu di antaranya dengan penambahan kuota oleh Pertamina, pemantauan dan pengawasan bersama, serta pembukaan layanan aduan di Disdag.

“Khusus antisipasi bulan Agustus pada momen lebaran Iduladha tanggal 1-9 Agustus, Pertamina menambah kuota hingga 5.600 tabung per hari untuk dua agen. Nah, pada 10-12 Agustus, 1.120 tabung per hari,” ungkap Rahmah.

Memastikan kuota elpiji itu tersalur dengan baik, kata Rahmah, dalam waktu dekat, Pemkot, Pertamina dan agen akan turun bersama memantau di lapangan khususnya di pangkalan dan pengecer.

“Dinas Perdagangan juga berencana membuat layanan aduan untuk elpiji. Jadi semua masalah tentang elpiji diadukan ke situ, nanti Dinas Perdagangan yang tindaklanjuti,” kata mantan Kepala Bidang Litbang Bappeda Parepare ini.

Sales Executive LPG I Sulawesi, Risal Arsyad menambahkan, cara lainnya mengatasi kelangkaan adalah menertibkan penggunaan elpiji 3 kg.

Khususnya ASN dan usaha besar harus diingatkan untuk meninggalkan elpiji 3 kg yang bersubsidi dan beralih ke 5,5 kg yang non subsidi.

“Salah satu cara mengatasi adalah dengan menukar ke 5,5 kg. Karena di sini banyak sekali ASN yang masih pakai 3 kg. Hal ini sudah sering saya sampaikan tapi belum mendapat respons,” tandas Risal. (*)