RSUD Andi Makkasau Siap Wujudkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

PAREPARE, suaraya.news — Mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare, berkomitmen mencegah terjadinya fraud.

Salah satunya dengan menggelar sosialisasi anti korupsi Whistleblowing System (WBS).
Kegiatan ini merupakan kerja sama RSUD Andi Makkasau dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel.

Ini sebagai upaya pencegahan indikasi kecurangan di fasilitas kesehatan terutama di RSUD Andi Makkasau maupun di Puskesmas.

Ali Ikhsan, Narasumber pada kegiatan ini dan juga merupakan Korwas Bidang Investigasi II BPKP mengatakan, aplikasi atau Sistem Whistleblowing dapat dijadikan sebagai saluran pengaduan masyarakat terhadap tindakan fraud dan keluhan pelayanan rumah sakit maupun Puskesmas. “Sehingga masyarakat dapat menerima pelayanan yang lebih baik dan maksimal,” ungkapnya.

Whistleblowing System, kata dia, merupakan kelanjutan dari program Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK) sebagai bagian dari pembangunan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Direktur RSUD Andi Makkasau, dr. Hj Renny Anggraeny Sari, MKes dalam sambutannya mengatakan, tindakan kecurangan bukan hanya terkait sesuatu yang berhubungan dengan uang tapi juga ketentuan jam kerja, apalagi yang bergelut dalam bidang pelayanan.

“Selain itu kita sebagai ASN harus berhati-hati dalam mengambil keputusan dan mengikuti aturan yang berlaku,” ingat dr Renny.

Peserta yang hadir bukan hanya dari jajaran RSUD Andi Makkasau, namun juga beberapa perwakilan dari puskesmas se-Parepare, Rumah Sakit Lauleng, Ali Ikhsan Korwas Bidang Investigasi, Gus Arif Pengendali  Teknis, Ahmad Ihsan dan Juni Hendri Auditor Bidang Investigasi II BPKP. (*)