Ditahan Kasus Obat, dr YM Kembali Ditetapkan Tersangka Kasus Dana Dinkes Parepare

PAREPARE, suaraya.news — Polres Kota Parepare menetapkan dua orang tersangka kasus  dugaan korupsi atas raibnya dana Dinas Kesehatan (Dinkes) Parepare tahun anggaran 2017-2018.

Keduanya adalah dr Muhammad Yamin atau YM, mantan Kepala Dinas Kesehatan Parepare dan Sr, mantan Bendahara Dinkes Parepare.


Hal ini diungkap Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi dalam konferensi pers di Mapolres Parepare, Rabu, 21 Agustus 2019.

Kapolres mengatakan, keduanya ditetapkan tersangka atas kasus yang menyebabkan kerugian negara senilai Rp6,4 miliar.

Kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3 UU No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kedua tersangka ini telah melakukan penyelewengan dana untuk kepentingan sendiri, ancaman hukuman seumur hidup, paling singkat 4 tahun paling lama 20 tahun, denda Rp200 juta,” ungkap Kapolres.

Beberapa saksi, kata dia, telah diperiksa dan akan dilakukan lagi pemeriksaan saksi lainnya terkait kasus ini.

“Sebanyak 78 saksi telah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya beberapa saksi akan diperiksa untuk melengkapi berkas sebelum dikirim tahap pertama ke kejaksaan,” terang Kapolres.

Dari perhitungan BPKP, kerugian negara dari kasus itu kurang lebih Rp6,4 miliar dari tahun 2017 sampai 2018.

Dalam seminggu ke depan, berkas kasus itu akan rampung dan segera dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Parepare telah melibatkan tiga orang ahli di antaranya dari BPKP, Dirjen, dan Kementerian Kesehatan.

YM saat ini merupakan tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare yang kini ditahan di LPKA Kelas II Parepare.

Itu karena YM juga menjadi tersangka atas kasus pengadaan obat di RSUD Andi Makkasau yang beberapa waktu tercatat sebagai DPO. (*)