Kaharuddin Kadir dan Tasming Hamid Jadi Pimpinan Sementara DPRD Parepare

PAREPARE, suaraya.news — Dua legislator dari dua partai peraih suara terbanyak di Parepare, akan menjadi pimpinan sementara DPRD Parepare.

Keduanya adalah H Kaharuddin Kadir asal Partai Golkar peraih suara terbanyak pertama dan H Tasming Hamid (TSM) Partai Nasdem suara terbanyak kedua.


Keduanya sudah melakukan gladi pengambil alihan pimpinan DPRD periode 2014-2019 ke periode 2019-2024 di DPRD Parepare, Minggu, 1 September 2019.

Para anggota DPRD Parepare yang berjumlah 25 orang akan mengucapkan sumpah/janji sebagai anggota DPRD masa jabatan 2019-2024 dalam rapat paripurna, Senin, 2 September 2019. Pengucapan sumpah akan dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Parepare.

Gladi dilakukan untuk persiapan prosesi pengucapan sumpah atau pelantikan. Gladi selama dua hari, masing-masing pada Sabtu, 31 Agustus 2019 adalah gladi kotor dan Minggu, 1 September 2019 gladi bersih.

Sekretaris DPRD Parepare, H Amiruddin Idris menyebut Kaharuddin Kadir sebagai Ketua DPRD sementara dan Tasming Hamid Wakil Ketua DPRD sementara.

Sesuai ketentuan peraturan perundangan, Partai Golkar peraih suara terbanyak pertama menetapkan Kaharuddin Kadir sebagai ketua DPRD sementara dan Partai Nasdem peraih suara terbanyak kedua menetapkan Tasming Hamid wakil ketua DPRD sementara,” kata Amiruddin Idris dalam gladi bersih.

Palu pimpinan sidang akan diambilalih dari pimpinan DPRD sebelumnya, Andi Firdaus Djollong. Dalam prosesi pelantikan juga diketahui, anggota DPRD tertua adalah Andi Nurhatina Tipu (60 tahun) asal Partai Golkar dan anggota DPRD termuda M Yusuf Lapanna (31 tahun) asal Partai Gerindra.

Undangan yang disebar dalam pelantikan ada 1.000. 250 di antaranya undangan VVIP. Itu terdiri dari Forkopimda, kepala-kepala SKPD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, keluarga anggota DPRD yang dilantik, dan ormas yang diwakili oleh KNPI. Undangan VVIP ini berada dalam ruang sidang paripurna.

Sementara 750 undangan lainnya berada di halaman kantor DPRD yang terdiri dari ketua-ketua Parpol, ketua KPU, Bawaslu dan lainnya. (*)