Pemkot Parepare Berbelasungkawa, Iwan Asaad: Tuhan Mencintai Zahira Azzahra

PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya Zahira Azzahra (15 tahun), putri dr Haslinda Kadir, Kepala Puskesmas Madising Na Mario dan suami Zulkifli Syafri.

Ucapan duka itu disampaikan Sekda Kota Parepare H Iwan Asaad pada takziyah hari ketiga di rumah pribadi dr Haslinda, Jalan Jambu, Parepare, Minggu malam, 1 September 2019.


Sekda Iwan Asaad yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Parepare hadir bersama istri Erni Erawati. Hadir juga Plt Asisten II Pemkot Parepare, Hj Sulecha.

Sementara Ketua DPRD Parepare, H Kaharuddin Kadir hadir mewakili keluarga yang berduka, dr Haslinda.

Mewakili Pemerintah Kota Parepare dan keluarga besar Dinas Kesehatan Parepare, kami turut berbelasungkawa. Kita mencintai Ananda, tapi ternyata Tuhan lebih mencintai. Semua ada hikmahnya. Kepada keluarga agar senantiasa tabah menghadapi cobaan, bukankah orang beriman harus senantiasa tabah dalam cobaan,” kata Iwan Asaad dalam sambutannya.

Ketua DPRD Kaharuddin Kadir yang mewakili keluarga mengingatkan tentang kematian yang tidak mengenal umur dan tempat.

“Tuhan menciptakan hidup dan mati. Ananda Zahira Azzahra ini usia 15 tahun. Ajal tidak mengenal umur dan tempat. Ada hikmahnya,” ingat Kaharuddin.

Dia menekankan, peristiwa kematian adalah peristiwa biasa. Agama Islam melarang untuk berlarut dalam kesedihan. “Oleh karena itu, kata sahabat Rasulullah, kita diingatkan untuk senantiasa baca Alquran dan ingat mati,” lanjut Kaharuddin.

Dia mengemukakan, tidak ada keputusan yang diambil oleh Allah SWT, bukan keputusan tepat. Keputusan Allah adalah yang terbaik.

“Atas nama keluarga kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir takziyah tiga malam berturut-turut. Kepada bapak dan ibu Ananda Zahira Azzahra, semoga tegar menghadapi cobaan ini,” pinta Kaharuddin.

Zahira Azzahra, siswi SMAN 1 Parepare dan alumni SMPN 2 Parepare, meninggal dunia pada Jumat, 30 Agustus 2019, di RS Siloam, Makassar, setelah menderita sakit selama empat bulan. (*)