Fiks, Klub Peserta Walikota Cup Diperkuat Lima Pemain Luar

PAREPARE, suaraya.news — Panitia pelaksana dan klub peserta Walikota Cup 2019 menyepakati maksimal lima pemain luar Parepare yang bisa memperkuat satu klub lokal di ajang ini.

Kesepakatan itu terungkap dalam pra meeting yang diadakan panitia bersama klub di Sekretariat Askot PSSI Parepare, Jalan Mattirotasi, Minggu, 8 September 2019.


Kesepakatan pemain luar ini sempat menjadi bahasan alot, hingga akhirnya harus diputuskan melalui voting oleh 15 perwakilan klub, dari 18 klub peserta Walikota Cup.

Selain soal kuota pemain luar, hal-hal teknis dan krusial juga dibahas dalam pra meeting. Ketua Askot PSSI Parepare, M Rahmat Sjamsu Alam yang memimpin rapat bersama Ketua Panitia, Ardiansyah Arifuddin menekankan, lima pemain luar itu disepakati masuk dalam daftar pemain klub, namun yang boleh dimainkan hanya tiga.

Rahmat mengemukakan, keberadaan pemain luar ini untuk menyemarakkan Walikota Cup, di samping berbagi ilmu dan motivasi bagi pemain lokal.

Jadi disepakati lima pemain luar, tiga yang boleh main. Kemudian pemain yang masuk daftar line-up 20 orang, 11 bermain, sembilan cadangan. Pergantian pemain maksimal lima orang,” papar Rahmat yang kerap disapa Ato.

Setiap klub juga diwajibkan memainkan minimal satu pemain usia 18 tahun, yang dimainkan minimal satu babak.

“Ketentuan ini disepakati dalam pra meeting dan tidak ada lagi perubahan saat technical meeting. Di technical meeting nanti tinggal dibahas hal teknis seperti pengundian grup, perkenalan kostum tim, dan aturan teknis pertandingan oleh wasit,” ungkap Rahmat.

Ketua Panitia, Ardiansyah Arifuddin menambahkan, klub masih diberi kesempatan untuk mengganti pemain atau memperbaiki berkas apabila tim verifikasi menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki sebelum technical meeting.

“Technical meeting kita jadwalkan satu minggu ke depan, sambil menunggu jadwal kepastian bapak wali kota membuka turnamen Walikota Cup. Karena pentingnya technical meeting ini kita harapkan yang hadir minimal manajer dan kapten tim,” ingat Ardiansyah yang kerap disapa Aco. (*)