Hati-hati Main Kasar di Walikota Cup, Diganjar Kartu Merah Denda Rp100 Ribu

PAREPARE, suaraya.news — Panitia turnamen sepak bola Walikota Cup 2019 memberlakukan aturan ketat dan tegas jika terjadi pelanggaran selama ajang berlangsung.

Pemain yang mendapatkan kartu merah dalam satu pertandingan dikenakan sanksi berupa denda uang Rp100 ribu. Sementara bagi yang mendapatkan kartu kuning dalam satu pertandingan didenda Rp50 ribu.


Aturan itu disepakati oleh klub dalam pra meeting di Sekretariat Askot PSSI Parepare, Jalan Mattirotasi, Minggu, 8 September 2019.

Ketua Askot PSSI Parepare, M Rahmat Sjamsu Alam menekankan, aturan ketat dan tegas itu untuk memberi efek kepada pemain dan klub agar berhati-hati.

Kami memberlakukan ada uang jaminan Rp500 ribu yang menjadi deposit setiap klub selama turnamen. Dan itu disepakati oleh setiap klub. Jadi dari deposit itu kita potong, kalau dalam satu pertandingan ada yang dapat kartu kuning atau merah. Kalau depositnya berkurang, kami minta klub tambah lagi, selama klub masih bertanding,” ungkap Rahmat.

Tidak hanya dalam pertandingan, jika ada pemain, manajer hingga klub yang berulah di luar pertandingan seperti memicu keributan, sengaja datang terlambat atau bahkan tidak hadir di pertandingan sanksi tegas sudah menunggu.

Rahmat mengingatkan, salah satu sanksi tegas bagi pemain, manajer, dan klub yang terbukti melanggar adalah tidak boleh mengikuti turnamen Walikota Cup tahun berikutnya.

Namun, Wakil Ketua DPRD Parepare ini, mengharapkan tidak terjadi insiden apapun selama perhelatan Walikota Cup.

“Kami berharap Walikota Cup berlangsung sportif, tertib, aman, dan lancar. Karena itu dalam waktu dekat panitia akan rapat koordinasi dengan instansi terkait dan Polres, untuk membahas soal parkir, keamanan, dan hal penting lainnya,” tandas Rahmat.

Pra meeting tidak hanya dihadiri oleh perwakilan setiap klub, pengurus PSSI, dan panitia Walikota Cup, tapi juga Dewan Kehormatan PSSI, Muh Haidir yang banyak memberi masukan dan koreksi. (*)