Atlet Petanque Parepare 30 Orang, Prospek Menuju PORDA

PAREPARE, suaraya.news — Olahraga terbilang baru asal negara Prancis, petanque digadang-gadang menjadi salah satu cabang olahraga prospektif bagi Parepare.

Saat ini induk cabang olahraga Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Parepare, mendata sudah memiliki sekitar 30 atlet. Itu terdiri dari pelajar dan mahasiswa.


Namun masih memungkinkan bertambah, karena olahraga petanque tanpa batasan usia.

Hal ini diungkap Ketua Harian FOPI Parepare, Drs Ramli di sela latihan petanque di Lapangan Andi Makkasau, Jumat, 13 September 2019.

“Data kami sementara ada 30 atlet petanque dari pelajar dan mahasiswa. Namun peminatnya cukup banyak karena tanpa batasan usia. Wakil Ketua DPRD, Kasat Intel Polres hingga Waketum KONI sudah mencoba olahraga ini, dan tertarik,” kata Ramli, guru SMKN 2 Parepare ini.

Potensi medali PORDA di olahraga petanque cukup banyak. Menurut Ramli, sedikitnya ada 11 medali yang bisa diraih dari petanque.

“Saat PORDA di Pinrang, petanque masuk cabang olahraga eksebisi, dan Parepare dapat satu medali perak. Padahal kita masih baru di cabang olahraga ini,” terang Ramli.

Di Sulsel, baru ada 11 daerah yang punya FOPI, dan Parepare adalah daerah ke 11. Salah satu atlet petanque Parepare, Ika Damayanti mengaku tertarik menseriusi olahraga ini.

“Olahraga ini menarik. Butuh keahlian teknis khusus melempar yang baik. Insya Allah, saya akan serius,” kata Ika Damayanti, mahasiswa semester 5 IAIN Parepare, yang juga atlet sepak takrow ini.

Waketum KONI Parepare, H Bakhtiar Syarifuddin juga mengaku tertarik dengan olahraga ini.

“Menarik dan menantang, serta tidak ada batasan usia. Saya coba serius dan mendalami olahraga ini,” kata H Bakhtiar Syarifuddin yang akrab disapa HBS. (*)