Jenguk Menko Polhukam Wiranto, KI Pusat Sesalkan Penyerangan, Minta Ditindak Tegas

JAKARTA, suaraya.news — Ketua dan Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Gede Narayana dan Hendra J Kede menjenguk Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Jenderal (Purn.) Wiranto di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jl. Abdul Rahman Saleh Raya No.24 Jakarta Pusat, Jumat, 11 Oktober 2019.

Dalam kunjungan itu, Gede dan Hendra menyampaikan doa untuk kesembuhan Wiranto agar dapat beraktivitas kembali sebagaimana sedia kala. Apalagi, sebagai pejabat publik Wiranto sangat diperlukan untuk menstabilkan kondisi politik dan keamanan di negeri ini.


Usai jenguk Menko Polhukam, Gede Narayana sangat menyesalkan peristiwa penyerangan terhadap Wiranto dan mendoakan agar Menko Polhukam segera pulih kesehatannya. “Perbuatan penyerangan terhadap pejabat publik merupakan perbuatan makar terhadap negara sehingga aparat dapat menindak tegas pelaku penyerangan pak Wiranto,” tegasnya.

Dia menggambarkan bahwa kondisi Wiranto masih dalam keadaan lemah setelah menjalani operasi selama tiga jam. Meski dalam keadaan lemah, menurutnya, Wiranto tetap semangat dan tegar menghadapi cobaan ini.

“Dalam kesempatan ini saya meminta kesediaan seluruh lapisan masyarakat mendoakan pak Wiranto agar cepat sembuh,” pinta Gede Narayana dan Hendra J Kede.

Dia juga berharap agar peristiwa penyerangan terhadap pejabat publik di tanah air tidak terulang lagi.

Melihat fakta kondisi Wiranto tersebut, dia membantah adanya informasi yang beredar bahwa peristiwa penyerangan itu merupakan sandiwara sebagaimana yang diviralkan di media sosial.

“Saya sampaikan bahwa adalah benar pak Wiranto diserang dengan senjata tajam di sekitar perut sehingga menimbulkan luka yang cukup serius, namun setelah operasi terhadap pak Wiranto dilakukan, beliau tetap dalam kondisi sadarkan diri dan bercakap-cakap meski kondisi masih lemah,” tandasnya. (*)