Dinilai Langgar Perda, Disdag Parepare Rekomendasikan SITU Hawai Mart Dicabut

PAREPARE, suaraya.news — Toserba Hawai Mart di poros Parepare-Sidrap, Jalan Jend Ahmad Yani, Parepare, dinilai melanggar Perda.

Selain itu, Hawai Mart juga tidak memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas dan Analisis Dampak Lingkungan.

Karena itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Parepare merekomendasikan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Parepare untuk mencabut Surat Izin Tempat Usaha (SITU) Hawai Mart.

Hal ini diungkap Plt Kepala Disdag Parepare melalui Sekretaris Disdag Hj St Rahma Amir. Rahma mengaku sudah melayangkan surat lintas dinas bahkan telah melakukan pertemuan untuk membahas penerbitan SITU Toserba Hawai Mart.

“Kita sudah rapat bersama bahkan kita juga sudah melakukan administrasi untuk mencabut penerbitan SITU agar ditarik kembali oleh PTSP. Karena yang berhak melakukan penarikan adalah Dinas PTSP,” ungkap Rahma.

Rahma menegaskan, Hawai Mart telah melabrak Peraturan Daerah nomor 10 tahun 2017, yang mengatur terkair penataan dan pembinaan pasar rakyat, pusat pertokoan dan swalayan, yang mana itu berkaitan dengan jarak pertumbuhan pertokoan atau ruko.

“Di sinikan sudah jelas diatur jarak setiap toko dengan toko yang lain, dan setiap swalayan dan swalayan yang lainnya. Sehingga tidak merugikan masyarakat atau usaha rakyat yang ada di wilayah tersebut,” terang Rahma.

Dia menambahkan, selain melabrak Perda, ternyata toko itu juga belum memiliki Analisis Dampak Lalu Lintas dan Analisis Dampak Lingkungan.

“Toko itu juga belum melengkapi Amdal Lalin dan Amdal Lingkungan. Nanti mereka buat lokasi parkir setelah mendapatkan teguran. Itupun belum memenuhi dari standar yang ada, apalagi ini jalan provinsi,” tegas Rahma.

Rahma menekankan, terbitnya SITU dari Hawai Mart tidak lepas karena tindakan dari oknum Dinas Perdagangan yang nakal dan tidak melalui prosedural dalam memberikan rekomendasi penerbitan SITU.

“Ada oknum dinas kami yang nakal, dan sekarang ini kita telah laporkan kepada pembina kepegawaian untuk menindak lanjuti adanya oknum nakal dari Dinas Perdagangan,” imbuh Rahma.

Dia berharap, Hawai Mart ditutup sementara atau tidak beroperasi sampai proses administrasinya selesai. (*)