Pangkas Birokrasi di Tengah Pandemi, Pemkot Parepare Permudah Penerbitan Dokumen Adminduk, Cukup di Rumah

PAREPARE, suaraya.news — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memangkas birokrasi dengan mempermudah penerbitan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk).

Itu dengan memaksimalkan pelayanan berbasis online, sehingga percetakan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) bisa dilakukan di rumah.

Pelayanan ini setelah diterapkannya penggunaan kertas HVS berukuran A4 80 gram sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019 tentang Formulir dan Buku yang digunakan dalam Administrasi Kependudukan.

Plt Kepala Disdukcapil Parepare, Adi Hidayah Saputra mengatakan, dengan penggunaan kertas A4 80 gram dalam pencetakan dokumen kependudukan, memudahkan warga mencetak sendiri administrasi kependudukan di rumah masing-masing.

“Penerapannya sejak 17 Februari lalu. Awalnya hanya dokumen KK, sekarang dokumen yang dicetak dengan kertas HVS A4, bisa semua dokumen Akta Catatan Sipil, seperti akta kelahiran, akta kematian dan akta perkawinan (non muslim). Intinya pelayanan di Disdukcapil harus mampu membahagiakan masyarakat,” ungkap Adi Hidayah, Selasa, 26 Mei 2020.

Mengenai potensi dokumen dipalsukan, Kepala Seksi Identitas Penduduk, Andi Madeali Patiroi menambahkan, jika dokumen yang diterbitkan menggunakan kertas A4 ini dilengkapi barcode Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Penduduk bisa mengecek barcode Tanda Tangan Elektronik (TTE) melalui aplikasi pembaca barcode yang bisa diinstal di android,” terang Andi Madeali.

Jika akta yang telah dicetak rusak karena kualitas kerta yang menggunakan A4, warga dapat mencetaknya berulang kali. Tinggal menyimpan file dokumen kependudukan yang dikirimkan tanpa harus ada pengesahan yang menggunakan TTE dan KTP-el.

“Sepanjang tidak ada perubahan elemen data, bisa dilakukan pencetakan berulang kali. Bagi masyarakat yang mengalami perubahan elemen data agar proaktif melakukan pelaporan ke Disdukcapil agar data kependudukannya setiap saat dapat terupdate,” pintanya.

Hal ini, kata dia, berkesesuaian dengan amanah Permendagri Nomor 104 Tahun 2019 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan.

Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe menekankan, pelayanan administrasi kependudukan secara online tidak hanya memudahkan masyarakat, tapi juga mendukung protokol kesehatan penanganan Covid-19, tentang pembatasan jarak untuk memutus mata rantai penularan.

“Pemerinta Kota Parepare selalu hadir memberikan pelayanan maksimal untuk memudahkan dan memberi kenyamanan kepada masyarakat, apalagi di tengah pandemi Corona saat ini. Dengan pelayanan online, serta bisa cetak dokumen kependudukan di rumah, dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Warga tak perlu lagi berkumpul di kantor Disdukcapil,” imbuh Wali Kota dua periode ini. (*)