Bangkitkan Sutra, Dekranasda Wajo Kerja Sama Takalar Perkuat Produk UMKM

TAKALAR, suaraya.news — Angin segar bagi para pengrajin sutra di Bumi Lamaddukkelleng. Di tengah lesunya industri persutraan, Dekranasda Kabupaten Wajo membawa secercah harapan setelah menjalin kerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Takalar untuk memperkuat produk UMKM.

Kedua kabupaten sepakat melakukan penanda tanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Rumah Jabatan Bupati Takalar, Selasa, 17 November 2020.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Takalar Dr Hj Irma Andriani selaku Ketua Dekranasda Takalar dengan Ketua TP PKK Kabupaten Wajo Hj Sitti Maryam, yang juga selaku Ketua Dekranasda Wajo.

Ketua Dekranasda Wajo, Hj St Maryam mengungkapkan MoU yang ditandatangani yaitu tentang produk anyaman lontara kombinasi sutra. Di mana Dekranasda Takalar yang akan menyiapkan dan memproduksi lontara, sedangkan Dekranasda Wajo menyiapkan bahan baku dari sutra sebagai aksesoris produk anyaman.

“Jadi kita Dekranasda Wajo telah berkomitmen dengan Dekranasda Takalar untuk bersama-sama memamerkan, memproduksi dan memasarkan hasil anyaman lontara kombinasi sutra sebagai produk kolaborasi Dekranasda Kabupaten Takalar dan Kabupaten Wajo,” kata Hj Maryam.

MoU yang diteken tersebut juga merupakan kegiatan untuk memperkuat daya saing hasil UMKM bimbingan Dekranasda Provinsi Sulsel.

Lebih lanjut Hj Sitti Maryam menyampaikan bahwa Kabupaten Wajo memiliki seluruh komponen sumber daya yang memadai, dan itu ditunjang dengan keterampilan khusus dalam kearifan lokal yaitu potensi sutra.

Hanya saja, kata dia, sutra sangat susah pemasarannya karena harganya yang cukup tinggi. Sehingga dengan adanya kolaborasi anyaman lontar dengan benang sutra, sutra Wajo akan lebih mudah untuk dipasarkan.

‘Kita juga berharap dengan adanya kerja sama ini, turis mancanegara yang ingin membeli hasil produk kolaborasi Takalar dan Wajo juga semakin mudah mereka dapat dan tentunya ekonomis,” harapnya.

Selain kerja sama produk anyaman, Dekranasda Wajo juga berharap ke depan akan ada lagi kerja sama yang bahan bakunya dari telur ikan terbang dari Takalar karena berpotensi untuk diproduksi menjadi benang.

Sementara Ketua Dekranasda Takalar, Hj Irma pada saat menerima kunjungan Dekranasda Wajo menyampaikan harapan agar kolaborasi yang akan dilakukan oleh Dekranasda Takalar dengan Dekranasda Wajo nantinya akan menghasilkan produk anyaman yang lebih berkualitas dan berdaya saing hingga go internasional.

”Kami berharap agar kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan terus menerus agar kita menghasilkan produk anyaman yang lebih kreatif dan inovatif yang bisa bersaing dengan produk unggulan lainnya di luar sana,” ungkap Hj Irma.

Selain itu, Irma juga mengatakan bahwa selain anyaman lontara, UMKM di Takalar juga menghasilkan produk gerabah dan telah memiliki dua sentra produksi gerabah di Takalar. (*)

Reporter: Andi Erwin