Fenomena Halo Matahari “Bercincin” Tampak di Langit Parepare

PAREPARE, suaraya.news — Penampakan berbeda hari ini di atas langit Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Matahari yang bersinar menunjukkan fenomena yang lain dari biasanya.

Terlihat ada garis lingkaran menyerupai cincin yang melingkari matahari. Matahari bercincin tersebut membuat masyarakat Parepare penasaran. Kemudian banyak yang mengabadikannya melalui kamera ponselnya.

“Masya Allah, indah sekali. Matahari hari ini seperti ada cincinnya, berbeda dari biasanya,” ungkap Mirna, warga Jalan Jambu, Parepare, Sabtu siang, 6 Maret 2021.

Hal sama diungkap Putri, warga Jalan Mattirotasi, Parepare. “Penasaran, karena baru melihat kejadian langka seperti ini. Katanya itu Fenomena Halo,” kata Putri.

Diperoleh informasi dari BMKG menyebutkan, jika garis yang melingkari matahari itu merupakan Fenomena Halo. Halo merupakan fenomena optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari yang merupakan pembiasan sinar matahari oleh awan tinggi.

Awan yang membiaskan sinar matahari itu merupakan awan tipis cirrus yang berada pada ketinggian 6.000 meter dari permukaan bumi seperti dikutip dari detikcom.

Awan cirrus ini mempunyai partikel yang sangat dingin dan biasanya berwujud kristal es. Awan cirrus (awan tinggi) yang super dingin inilah yang membiaskan cahaya matahari sehingga membentuk seperti cincin yang melingkari matahari.

Peristiwa munculnya Fenomena Halo ini disebutkan adalah peristiwa biasa seperti halnya pelangi dan bukan pertanda bencana, seperti gempa atau lainnya.

Biasanya kalau sudah beberapa saat setelah matahari bersinar dan memanaskan partikel air yang super dingin di awan cirrus, maka fenomena itu akan hilang. (*)