Airlangga Hartarto Sukses Antar Indonesia Tiga Besar Terbaik di Dunia Tangani Covid-19

MAKASSAR, suaraya.news — Di tangan Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Perekonomian RI, Indonesia masuk tiga besar negara di dunia yang berhasil tangani Covid-19 dengan baik. Karena itu, Indonesia masuk level 1 negara yang berhasil tangani Covid-19.

Hal ini diungkap langsung Airlangga Hartarto saat membawakan sambutan selaku Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Ketua Dewan Kehormatan DPP Ormas MKGR pada puncak peringatan HUT ke-62 MKGR di Hotel Claro, Makassar, Minggu malam, 16 Januari 2022.

“Indonesia bisa dapat prestasi, hanya tiga negara yang tangani Covid-19 secara baik yaitu Indonesia, India, dan Jepang. Karena itu Indonesia masuk level 1,” ungkap Airlangga.

Airlangga juga mengemukakan, Covid-19 di luar Jawa saat ini relatif landai. 38 persen kontribusi daerah luar Jawa untuk melandainya Covid-19.

Namun dengan merebaknya varian baru Omicron, Airlangga meminta masyarakat Sulawesi Selatan untuk tidak ke luar negeri sementara waktu.

“Saat rapat bersama Bapak Presiden (Jokowi) tadi, kita diminta tidak perlu ke luar negeri dulu karena bisa membawa virus. Karena Omicron ini tingkat fatalitasnya 0,4 kali lebih dari Delta, dan segi penularannya empat atau lima kali,” ingat Airlangga.

Meski demikian, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini berharap masyarakat untuk tidak khawatir selama menerapkan protokol kesehatan secara baik dan ketat.

“Kuncinya gunakan masker, protokol kesehatan, dan vaksinasi. Dosis kedua (vaksinasi) didorong dan menyusul dosis ketiga. Ini penting untuk pemulihan ekonomi, karena kita target pertumbuhan ekonomi positif di kwartal 1 tumbuh 4 sampai 5 persen, termasuk di Sulsel,” papar Airlangga.

Terkait pemulihan ekonomi nasional ini, Airlangga menekankan, program utama adalah pengentasan kemiskinan. Beri bantuan untuk UMKM, pedagang kaki lima, warung, dan nelayan.

Dalam kesempatan itu, Airlangga turut mengapresiasi Provinsi Sulsel dan Kabupaten/Kota di Sulsel yang telah mencapai 70 persen vaksinasi dosis pertama. Dia berharap, vaksinasi dosis kedua dan ketiga terus digenjot demi pemulihan ekonomi.

“Untuk tumbuh seperti sesuai target, perekonomian di daerah termasuk Sulsel itu juga harus 4 sampai 5 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah agregat dari pertumbuhan ekonomi di daerah itu sendiri,” tandas Airlangga. (*)