Terobosan Capai Target PAD, Pemkot Parepare Sasar Penunggak Pajak

PAREPARE, suaraya.news — Pendapatan dari pajak khususnya restoran di Kota Parepare pada Mei 2022 memasuki triwulan kedua 2022 telah mencapai Rp9 miliar atau jika dipersentasekan 25,01 persen.

Mendorong pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak restoran ini, Pemerintah Kota Parepare melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) akan menggenjot penagihan tunggakan pajak.

Kepala Bidang Penagihan BKD Parepare, Rahmat mengatakan, Bidang Penagihan bekerjasama dengan Bidang Pendapatan akan turun melakukan penagihan tunggakan pada masa pajak berjalan kepada wajib pajak.

“Kami melakukan penagihan yang sifatnya diutamakan pada tagihan pada masa pajak berjalan. Itu yang menjadi prioritasnya kita. Tapi tidak mengesampingkan optimalisasi penagihan piutang atau tunggakan pajak,” ungkap Rahmat, Jumat, 13 Mei 2022.

Pekan depan, kata dia, sudah dijadwalkan penagihan piutang per sektor pajak. “Kemungkinan kami jadwalkan tunggakan piutang dari pajak restoran yang kami prioritaskan,” kata Rahmat.

Rahmat juga menyebutkan, masih ada beberapa wajib pajak yang memiliki tunggakan atau keterlambatan pembayaran sejak 2021. Beberapa wajib pajak tersebut telah disurati untuk teguran tertulis.

“Ada beberapa wajib pajak yang kami surati sudah dalam bentuk surat penyampaian surat tunggakan teguran ketiga. Ketiga itu sudah terakhir, jadi nanti tindak lanjutnya kami sudah tembuskan berkoordinasi instansi penegakan Perda. Seperti pelibatan Satpol PP dan Inspektorat. Jika tidak memenuhi panggilan, pastinya kami ada sanksi,” tegasnya.

Dia mengemukakan, untuk sanksi administrasi sudah dikenakan, sebagaimana aturan tunggakan jika lewat masa pajak, berupa sanksi administrasi denda 2 persen per bulan. (*)