Lima Inovasi Parepare Jadi Unggulan di KIPP 2020

PAREPARE, suaraya.news — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare siap bersaing di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020.

Ada lima inovasi dari lima SKPD Pemkot Parepare yang sudah dikirim ke Sistem Inovasi Pelayanan Publik (sinovik.menpan.go.id) untuk bersaing di ajang ini.

Lima inovasi itu adalah Eksistensi Call Centre 112 (Pelayanan Kesehatan Gratis Terintegrasi), Lancar HD (Layanan Antar Jemput Pasien Hemodialisa), Juragan KonCer (Jujur Timbanganku untuk Konsumen Cerdas), Berdaya Srikandi oleh Srikandi, dan Kantong Kreatif Bacukiki (Kembangkan Potensi Warga Kreatif di Bacukiki).

Asisten III Administrasi Umum Pemkot Parepare, Haryanto mengatakan, lima inovasi ini layak menjadi unggulan dan bisa bersaing di ajang KIPP.

“Eksistensi Call Centre 112 ini sudah pernah tembus Top 40 Inovasi Pelayanan Publik pada 2018, tapi kita ingin tembus 10 besar, jadi diikutkan lagi berkompetisi. Karena sesuai persyaratan, inovasi bisa diikutkan lagi setelah dua tahun. Nah, Call Centre 112 sudah ikut 2018, kini 2020 kembali diikutkan lagi,” terang Haryanto.

Inovasi unggulan lainnya yakni Lancar HD milik RSUD Andi Makkasau adalah inovasi baru yang memberikan kepastian dan kemudahan pelayanan pasien homodialisa (cuci darah) untuk diantar jemput di rumahnya sesuai jadwal. “Bahkan layanan hemodialisa Parepare adalah salah satu yang terbaik di Indonesia,” ungkap Haryanto.

Inovasi lainnya, kata Haryanto, yakni Juragan KonCer milik Dinas Perdagangan, Berdaya Srikandi oleh Srikandi milik Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan serta Kantong Kreatif Bacukiki milik Kecamatan Bacukiki, juga layak diunggulkan karena menyentuh langsung pelayanan publik.

“Kami optimis, kelima inovasi yang diusulkan Pemkot Parepare, dapat bersaing di ajang Top 99 Inovasi Pelayanan Publik. Karena Parepare memang selalu mampu berinovasi di Top Inovasi Pelayanan Publik,” kata mantan Kabag Organisasi ini.

Di Parepare, sudah ada Laboratorium Inovasi yang mensupport setiap inovasi SKPD. Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha mengemukakan, Bappeda yang mengelola Laboratorium Inovasi, bersama BKPSDMD Parepare siap terus mensupport untuk menciptakan budaya inovasi dalam birokrasi pemerintahan di Parepare. “Salah satunya mengasah setiap SKPD lewat lomba inovasi,” ujar Samsuddin Taha.

Pemkot Parepare melalui Bappeda sebelumnya sudah sukses bekerjasama dengan LAN RI menggelar Workshop Champion Innovation di Parepare.

Lewat workshop itu, kata Samsuddin, diharapkan lahir inovator-inovator andal dalam lingkup Pemkot Parepare.

“Bersama LAN, diharapkan Workshop Champion Innovation itu melahirkan inovator andal baik secara individual maupun kolektif. Karena dampaknya pada efektivitas dan efisiensi kinerja. Yang bisa membuat peningkatan pelayanan publik, dan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat,” tandas Samsuddin. (*)